SRIWIJAYA
Kerajaan Sriwijaya
a. Letak Geografis
Terletak di wilayah
sumatera bagian selatan dan diperkirakan pusat pemerintahannya di tepi
sungai musi atau disekitar kota palembang sekarang. Dari tepian sungai
musi, pengaruh kerajaan sriwijaya terus meluas mencakup selat malaka,
selat sunda, selat bangka, laut jawa bagian barat bangka, jambi
hulu, semenanjung malaya hingga ke tanah genting kra. Luasnya wilayah
laut yang dikuasai kerajaan sriwijaya menjadikan sriwijaya sebagai kerajaan
maritim yang besar.
b. Sumber sejarah
Sumber sejarah yang
menjelaskan keberadaan kerajaan sriwijaya dapat diketahui dari berita
asing dan prasasti-prasasti. Kerajaan sriwijaya merupakan kerajaan maritim
dengan letak yang sangat strategis sehingga banyak pedagang asing yang
datang untuk melakukan perdagangan. Dengan adanya aktivitas perdagangan
tersebut banyak ditemukan informasi mengenai kebudayaan kerajaa sriwijaya
dari berita asing, seperti berita arab, berita india dan berita china.
Selain dari berita asing,
sumber sejarah kerajaan sriwijaya yang berupa prasasti, antaralain prasasti
kedudukan bukit berangka tahun 683, prasasti telaga batu yang berbentuk
batu lempeng mendekati segi lima yang tidak berangka tahun, prasasti
talang tuo berangka tahun 683, prasasti kota kapur berangka tahun 686,
prasasti karang berahi yang berangka tahun 686, dan prasasti ligor yang
berangka tahun 775.
c. Kehidupan politik
Raja-raja yang pernah
berkuasa di kerajaan sriwijaya adalah dapunta hyang, balaputra dewa,
dan sanggrama wijayatunggawarman. Pada abad ke-8 dan ke-9 kerajaan sriwijaya
mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan raja balaputradewa
dari dinasti syailendra. Raja balaputra dewa merupakan raja yang cakap
dalam memerintah dan berhasil menjadikan sriwijaya menjadi kerajaan
besar. Untuk kepentingan kerajaan, balaputra dewa banyak mengirim para
pemuda untuk belajar di india (terutama di perguruan tinggi nalanda).
Untuk menampung para pemuda sriwijaya yang belajar di nalanda, balaputra
dewa mendirikan sebuah asrama.
d. Keadaan masyarakat
Untuk meningkatkan kehidupan
sosial masyarakat, kerajaan sriwijaya mengadakan hubungan dengan kerajaan
sekitarnya dan mengembangkan pendidikan. Hasil budaya peninggalan kerajaan
sriwijaya yang penting berupa prasasti, arca budha di bukit siguntang,
bangunan suci di jambi, kompleks candi muara takus, beberapa bangunan
suci di gunung tua atau padang atau padang lawang, biaro bahal, arca
awalokiteswara di tapanuli selatan. Kerajaan sriwijaya dapat berkembang
menjadi kerajaan yang besar karena didukung oleh beberapa faktor. Faktor
pendukung tersebut yaitu :
- Letak sriwijaya sangat strategis, yaitu berada di jalur laLu lintas perdagangan antara india dan china.
- Runtuhnya kerajaan funan di indocina (vietnam)
- Majunya aktivitas pelayaran dan perdagangan antara india dan china.
- Memiliki armada laut yang kuat.
- Melayani distribusi ke berbagai wilayah di nusantara.
Kejayaan kerajaan sriwijaya
- Bidang politik
Menurut george codeas
seorang sarjana prancis faktor yang menyebabkan sriwijaya berkembang
menajadi kerajaan yang besar adalah karena runtuhnya kerajaan funan
di indocina. Dengan runtuhnya kerajaan funan dimanfaatkan oleh sriwijaya
untuk mengisi kekosongan kekuasaan yang ditinggalkan oleh kerajaan funan.
Dengan begitu kerajaan sriwijaya menjadi penguasa tunggal atas sektor
politik, perdagangan, pelayaran, dan kebudayaan di daerah lautan selatan.
Dengan majunya perdagangan dan pelayaran maka sriwijaya mempunyai pengaruh
politik yang cukup besar di kawasan asia tenggara pada saat itu.
- Bidang ekonomi
Di wilayah perairan
asia tenggara, kerajaan sriwijaya menguasai perdangan nasional dan internasional.
Perairan laut natuna, selat malaka, laut jawa dan selat sunda berada
di bawah kekuasaan sriwijaya.
- Bidang agama
Kerajaan sriwijaya menjadi
pusat agama budha mahayana di asia tenggara. Salah seorang guru yang
terkenal adalah dharmakirti.
Menurut berita china
(Chau-Yu-Kua), pada akhir abad ke-12 M kerajaan sriwijaya mengalami
masa kemunduran. Hal tersebut di perkuat dengan kitab sejarah dari dinasti
sung yang menyatakan bahwa sriwijaya mengirimkan utusannya yang terakhir
pada tahun 1178.
hal-hal yang menyebabkan kemunduran kerajaan sriwijaya
- Kerajaan sriwijaya berulangkali diserang oleh kerajaan colamandala dari india.
- Kerajaan taklukan sriwijaya banyak melepaskan diri dari sriwijaya.
- Terdesak oleh perkembangan kerajaan thailand yang meluaskan pengaruhnya ke arah selatan semenanjung malaya.
- Kerajaan sriwijaya terdesak dengan pengaruh kerajaan singasari yang menjalin hubungan dengan kerajaan melayu di jambi.
- Mundurnya perekonomian dan perdagangan kerajaan sriwijaya karena bandar-bandar pentingnya sudah melepaskan diri dari kerajaan sriwijaya.
Question and Answer
Jawab : pada masa Raja Balaputradewa, kerajaan sriwijaya mengalami
peningkatan yang sangat pesat baik pada bidang pelayaran maupun perdagangan.
Raja Balaputradewa berhasil menjalin hubungan baik dengan Raja Dewapaladewa
darii Benggala, India. Hal ini tertulis di dalam plat prasasti nalanda.
Selain kerjasama dengan kerajaan di India Balaputradewa juga sering
mengirim utusan kepada kerajaan lain, salah satu yang tertulis dalam
sumber sejarah yakni kerajaan di China pada pertengahan tahun 853.
- Berapa lama Kerajaan Sriwijaya mengalami masa kejayaannya? (Arta Andhika Muchtar)
Jawab : kerajaan Sriwijaya mengalami masa kejayaan selama 6 abad.
- Apa isi dari berita asing yang menyatakan keberadaan Kerajaan Sriwijaya? (Devinda)
Jawab : Berita dari India : Di India terdapat dua prasasti yang ada
kaitannya dengan Kerajaan Sriwijaya
Prasasti Leiden Besar yang ditemukan oleh raja-raja
dari dinasti Cola menyebutkan adanya pemberian tanah Anaimangalam kepada
biara di Nagipatma. Biara tersebut dibuat oleh Marawijayattunggawarman,
keturunan keluarga Syailendra yang berkuasa di Sriwijaya dan Kataka.
Prasasti Nalanda menyebutkan bahwa Raja Dewa Paladewa
dari Nalanda, India, telah membebaskan lima buah desa dari pajak. Sebagai
imbalannya, kelima desa itu wajib membiayai para mahasiswa dari Kerajaan
Sriwijaya yang menuntut ilmu di Kerajaan Nalanda. Hal ini merupakan
wujud penghargaan sebab Raja Sriwijaya saat itu, Balaputradewa, mendirikan
vihara di Nalanda. Selain itu, prasasti Nalanda juga menyebutkan bahwa
Raja Balaputradewa sebagai raja terakhir dinasti Syailendra yang terusir
dari Jawa meminta kepada Raja Nalanda untuk mengakui hak-haknya atas
dinasti Syailendra.
Berita
dari Arab
Berita Arab menyebutkan adanya negara Zabag (Sriwijaya). Ibu Hordadheh
mengatakan bahwa Raja Zabag banyak menghasilkan emas. Setiap tahunnya
emas yang dihasilkan seberat 206 kg. Berita lain disebutkan oleh Alberuni.
Ia mengatakan bahwa Zabag lebih dekat dengan Cina daripada India. Negara
ini terletak di daerah yang disebut Swarnadwipa (Pulau Emas) karena
banyak menghasilkan emas.
Berita
dari China
1. I-Tsing pendeta dari Cina, singgah di Shi-li-fo-shih (Sriwijaya)
selama enam bulan dan mempelajari paramasastra atau tata bahasa Sanskerta.
Kemudian, bersama guru Buddhis, Sakyakirti, ia menyalin kitab Hastadandasastra
ke dalam bahasa Cina. Kesimpulan I-Tsing mengenai Sriwijaya adalah negara
ini telah maju dalam bidang agama Buddha. Pelayarannya maju karena kapal-kapal
India singgah di sana dan ditutupnya Jalan Sutra oleh bangsa Han. Buddhisme
di Sriwijaya dipengaruhi Tantraisme, namun disiarkan pula aliran Buddha
Mahayana. I-Tsing juga menyebutkan bahwa Sriwijaya telah menaklukkan
daerah Kedah di pantai barat Melayu pada tahun 682 – 685.
2. Berita Cina dari dinasti Tang menyebutkan bahwa Shi-li-fo-shih
(Sriwijaya) adalah kerajaan Buddhis yang terletak di Laut Selatan. Adapun
berita sumber dari dinasti Sung menyebutkan bahwa utusan Cina sering
datang ke San-fo-tsi. Diyakini bahwa yang disebut San-fo-tsi itu adalah
Sriwijaya.
Berita
dari Eropa
Berita dari Marcopolo.
- Apa bukti bahwa Sriwijaya adalah Kerajaan Maritim? (Rizki Ananda)
Jawab : Bukti bahwa kerajaan Sriwijaya adalah kerajaan Maritim :
- Kerajaan Sriwijaya mengusai perdagangan Laut yang bearada di Selat Malaka. Terutama pada zaman Balaputrdewa, Raja Balaputradewa berhasil menguasai pelabuhan-pelabuhan besar dan bekerjasama dengan kerajaan di luar negeri.
- Sriwijaya memiliki teknologi yang cukup baik terutama dalam pembuatan perahu
- Letaknya di tepi sungai musi
- Memiliki angkatan laut yang kuat
Sumber :
LKS Sejarah Indonesia kelas XI tahun pelajaran 2016/2017
TUGAS KELOMPOK SEJARAH
PEMINATAN
PEMBAHASAN : KERAJAAN
SRIWIJAYA
ANGGOTA KELOMPOK:
NIKMATUL HUSNA
MIDAHTHUL SA’ADIYAH
RANI BUNGA ANGELINA
RYANDHIKA ARADHANA
SHEREN MONIQ ASHARA
YOGI ANDIKA PUTRA
XI IPS 3
SMAN 1 AMPEK ANGKEK
TAHUN PELAJARAN 2017/2017
Komentar
Posting Komentar